Enam kecamatan masuk agenda Muscam XI, Golkar Banyumas perkuat konsolidasi hingga tingkat desa dan kelurahan untuk merebut kembali kepercayaan rakyat.
KARYA MEDIA.WEB.ID, BANYUMAS – DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas terus memperkuat konsolidasi organisasi melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) XI Partai Golkar wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 3 untuk masa bakti 2025–2030. Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu, 17 Oktober 2026, bertempat di Pendopo Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas.
Muscam XI menjadi bagian dari agenda pembaruan kepengurusan sekaligus momentum untuk memperkuat soliditas kader, meningkatkan disiplin organisasi, dan menyiapkan mesin partai hingga tingkat desa dan kelurahan. Dalam forum tersebut, sejumlah nama ditetapkan sebagai pimpinan kecamatan terpilih, sementara pelaksanaan Muscam di Kecamatan Kemranjen ditunda.
Enam kecamatan yang masuk dalam agenda Muscam XI wilayah Dapil 3 meliputi Sumpiuh dengan Didi Santoso, Somagede dengan Ratno, Kalibagor dengan Heru Wulantoro, Tambak dengan Heri, serta Banyumas dengan Agus. Adapun Muscam Kecamatan Kemranjen dijadwalkan ulang.
Arief Dwi Kusumawardhana Tekankan Disiplin dan Kerja Nyata Kader
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas, Arief Dwi Kusumawardhana, S.E., M.A.P., menyampaikan ucapan selamat kepada para pimpinan kecamatan terpilih. Ia juga mengapresiasi dedikasi para pimpinan kecamatan demisioner yang telah menjalankan tugas organisasi selama masa kepengurusan sebelumnya.
Menurutnya, pergantian kepengurusan tidak boleh sekadar menjadi proses administratif, melainkan harus menjadi titik awal untuk meningkatkan kinerja dan memperkuat daya gerak partai di tengah masyarakat.
Arief menekankan pentingnya semangat, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian. Seluruh kader diharapkan mampu membangun organisasi yang solid, produktif, dan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
“Carilah pengurus yang benar-benar bisa bekerja dan berkarya. Kita ingin Golkar semakin bermanfaat bagi rakyat, semakin solid, dan mampu mengembalikan kejayaan suara Golkar di Kabupaten Banyumas,” demikian pesan yang disampaikan dalam arahannya.
Ia juga mengingatkan bahwa Dapil 3 Kabupaten Banyumas mencakup 74 desa. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Partai Golkar untuk memperluas jangkauan organisasi dan memperkuat basis dukungan masyarakat.
Konsolidasi Dilanjutkan hingga Tingkat Desa dan Kelurahan
Penguatan struktur organisasi menjadi salah satu agenda penting yang ditekankan dalam Muscam XI. Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas, Andik Pegiarto, S.K.M., mengajak seluruh kader segera menuntaskan pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan.
Setelah tahapan tersebut selesai, proses konsolidasi perlu dilanjutkan melalui Musyawarah Desa (Musdes) dan Musyawarah Kelurahan (Muskel), sehingga kepengurusan partai di tingkat desa dan kelurahan dapat segera terbentuk.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan bahwa keberadaan Partai Golkar tidak hanya kuat pada struktur kabupaten dan kecamatan, tetapi juga memiliki jaringan organisasi yang aktif hingga tingkat paling dekat dengan masyarakat.
Pembentukan kepengurusan secara berjenjang diharapkan mampu memperjelas koordinasi, memperkuat komunikasi antarkader, serta mendorong pelaksanaan program partai agar lebih terarah dan berkelanjutan.
Supangkat: Berpolitik Santun dan Perkuat Basis Dukungan
Sementara itu, Dewan Penasihat Partai Golkar Kabupaten Banyumas, Dr. H. Supangkat, S.H., M.H., turut menyampaikan ucapan selamat kepada para pimpinan kecamatan yang baru terpilih.
Ia mendorong para pengurus segera menyusun kepengurusan yang solid dan membangun kader-kader yang memiliki komitmen terhadap organisasi. Menurutnya, kekuatan partai tidak cukup hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh kualitas kader, kemampuan bekerja bersama, serta konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Supangkat berharap konsolidasi yang dilakukan dapat memperbesar kekuatan Partai Golkar di Banyumas dan membuka peluang untuk menambah perolehan kursi di lembaga legislatif pada pemilu mendatang.
Ia juga mengingatkan seluruh kader agar mengedepankan etika dalam berpolitik.
“Berpolitiklah secara santun dan jangan saling menjatuhkan,” menjadi pesan penting bagi kader agar kompetisi politik tetap berlangsung secara sehat, bermartabat, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Muscam sebagai Langkah Awal Membangun Kekuatan Politik

Pelaksanaan Muscam XI Partai Golkar wilayah Dapil 3 menunjukkan bahwa konsolidasi organisasi menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kekuatan politik di tingkat daerah. Namun, tantangan sesungguhnya tidak berhenti pada penetapan pimpinan kecamatan atau penyusunan struktur kepengurusan.
Keberhasilan konsolidasi akan ditentukan oleh kemampuan pengurus menerjemahkan mandat organisasi menjadi kerja nyata, memperluas keterlibatan masyarakat, serta menghadirkan kader yang mampu menjawab persoalan di lingkungannya.
Dengan cakupan 74 desa di wilayah Dapil 3, penguatan organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan menjadi pekerjaan strategis yang membutuhkan koordinasi, kedisiplinan, dan kesinambungan program.
Bagi Partai Golkar Kabupaten Banyumas, Muscam XI bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan bagian dari upaya menata kembali kekuatan organisasi untuk menghadapi tantangan politik ke depan.
Target memperkuat soliditas, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan menambah kursi legislatif akan membutuhkan lebih dari sekadar komitmen dalam forum musyawarah. Target tersebut harus dibuktikan melalui kinerja pengurus, kedekatan dengan rakyat, dan konsistensi kader dalam berkarya.
Konsolidasi telah menjadi langkah awal. Tantangan berikutnya adalah memastikan bahwa kepengurusan yang terbentuk benar-benar bergerak, bekerja, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banyumas.





