KaryaMedia
14:47

Pemantapan Pengurus Golkar Patikraja, Konsolidasi Organisasi Didorong hingga Desa

IMG 20260920 161851 1
Bagikan

KaryaMedia.web.id BANYUMAS — Konsolidasi organisasi menjadi agenda penting Partai Golkar di tingkat kecamatan. Hal itu mengemuka dalam pertemuan Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, yang digelar Minggu (20/9/2026).
Mengusung tema “Juguran dan Pemantapan Pengurus se-Wilayah Kecamatan Patikraja”, pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus pemantapan struktur organisasi Partai Golkar di wilayah Kecamatan Patikraja.
Pertemuan diikuti jajaran pengurus dan keluarga besar Partai Golkar Kecamatan Patikraja. Selain memperkuat komunikasi internal, forum tersebut membahas langkah pembentukan dan penguatan kepengurusan hingga tingkat desa.

Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Patikraja, Amsori, menyampaikan bahwa pihaknya membutuhkan arahan sekaligus dukungan dari DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas dalam proses pembentukan kepengurusan baru di tingkat kecamatan dan desa.

“Kami tentu membutuhkan arahan dari DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas, sekaligus dukungan dalam proses pembentukan dan penguatan kepengurusan baru di wilayah Kecamatan Patikraja,” ujar Amsori

Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas, Teguh Widianto, mengapresiasi semangat keluarga besar Partai Golkar di Kecamatan Patikraja. Ia mengingatkan seluruh jajaran untuk tetap solid dan tidak mengendurkan semangat konsolidasi.

“Terima kasih kepada seluruh keluarga besar Partai Golkar di Kecamatan Patikraja. Jangan kendor. Kita harus terus menyatukan visi dan misi serta memiliki semangat yang sama untuk membesarkan Partai Golkar di Patikraja,” kata Teguh.

Ia menekankan bahwa penguatan organisasi harus dimulai dari tingkat desa, terlebih Kecamatan Patikraja memiliki 13 desa.

“Kami berharap para pimpinan desa semakin maju, aktif bersinergi, dan mampu membangun organisasi yang kuat di wilayah masing-masing. Dengan begitu, keberadaan dan kontribusi Partai Golkar di setiap desa juga semakin dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Teguh juga menyoroti hadirnya banyak wajah baru dalam struktur kepengurusan Partai Golkar Banyumas.

“Saat ini sekitar 60 persen kepengurusan diisi oleh wajah-wajah baru. Ini tentu menjadi energi baru bagi Partai Golkar. Harapannya, para pengurus baru bisa membawa semangat dan gagasan baru untuk memperkuat organisasi serta meningkatkan perolehan suara Partai Golkar di Banyumas pada 2029,” tutur Teguh.

Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas, Hartoyo, menegaskan bahwa penguatan struktur harus dilakukan secara menyeluruh hingga tingkat desa.

“Konsolidasi tidak boleh berhenti di tingkat kecamatan. Pengurus di masing-masing desa juga harus diperkuat agar organisasi benar-benar berjalan dan memiliki kegiatan yang nyata di tengah masyarakat,” kata Hartoyo.

Ia juga mendorong segera dibentuk dan diperkuatnya organisasi pendukung Partai Golkar.

“Termasuk AMPG, KPPG, dan SOKSI. Organisasi-organisasi ini perlu segera dibentuk dan diperkuat sehingga ke depan bisa ikut menggerakkan roda organisasi dan memperluas kerja-kerja Partai Golkar di masyarakat,” ujarnya.

Bagi Partai Golkar Banyumas, pembentukan kepengurusan baru bukan sekadar pergantian struktur. Lebih dari itu, konsolidasi menjadi bagian dari upaya menyiapkan organisasi yang lebih solid, adaptif, dan memiliki kerja nyata di tengah masyarakat (pH)

Penulis

admin