KARYAMEDIA.WEB.ID
BANYUMAS — Musyawarah Kecamatan (Muscam) XI Partai Golkar Kabupaten Banyumas untuk wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 4 telah rampung digelar pada Minggu, 4 Oktober 2026. Penyelesaian Muscam ini menjadi bagian penting dari agenda konsolidasi internal Partai Golkar Banyumas untuk memperkuat struktur organisasi pada masa bakti 2025–2030.
Empat kecamatan di wilayah Dapil 4 yang menyelesaikan Muscam masing-masing Jatilawang, Rawalo, Wangon, dan Kebasen. Sejumlah kader telah dipercaya memimpin struktur Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar di wilayah masing-masing.
Di Kecamatan Jatilawang, posisi Ketua PK dipercayakan kepada Seger Biniari, A.Md. Sementara di Rawalo, Muscam menetapkan Dedi. Untuk Wangon, struktur kepemimpinan kecamatan juga telah menyelesaikan tahapan Muscam, sedangkan Kebasen menetapkan Ani Lestari sebagai pimpinan terpilih.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas, Arief Dwi Kusumawardhana, S.E., M.A.P., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pimpinan kecamatan yang telah terpilih.
Ia menekankan bahwa Muscam bukan sekadar forum pergantian atau penetapan kepemimpinan organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat kembali kerja-kerja politik dan pelayanan partai di tingkat akar rumput.

Para pimpinan kecamatan yang baru diharapkan mampu menjalankan tugas dengan lebih disiplin, bersemangat dan solid, sehingga konsolidasi organisasi dapat berjalan efektif dan pada akhirnya mampu mengembalikan serta meningkatkan kekuatan suara Partai Golkar di Kabupaten Banyumas.
“Kemenangan politik tidak hanya ditentukan oleh kekuatan di tingkat kabupaten, tetapi juga oleh seberapa kuat organisasi bekerja sampai ke tingkat desa dan kelurahan.”
Konsolidasi Tidak Berhenti di Muscam
Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Banyumas, Andik Pegiarto, S.KM., menegaskan bahwa selesainya Muscam harus segera diikuti dengan langkah konkret berikutnya.
Para kader dan pengurus terpilih didorong untuk segera menyelesaikan kepengurusan di tingkat kecamatan. Setelah itu, proses konsolidasi dilanjutkan melalui Musyawarah Desa (Musdes) dan Musyawarah Kelurahan (Muskel) guna membentuk kepengurusan Partai Golkar di tingkat desa dan kelurahan.
Langkah tersebut menjadi penting karena struktur organisasi merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan kerja politik partai. Dengan kepengurusan yang lengkap dan aktif hingga tingkat bawah, komunikasi antara partai dan masyarakat diharapkan menjadi lebih dekat dan terukur.
Dari Konsolidasi Menuju Kerja Politik
Rampungnya Muscam XI di Dapil 4 sekaligus memperlihatkan bahwa Partai Golkar Banyumas tengah memasuki fase konsolidasi yang lebih serius. Forum Muscam tidak berhenti pada proses memilih pimpinan, tetapi diarahkan untuk membangun kembali mesin organisasi yang bekerja secara berjenjang. (Phi)




